Sf-usp
MA 1 Putri Annuqayah Juarai Lomba Kebersihan Madrasah PDF Cetak E-mail
Monday, 14 January 2008

ma sehat.jpgMadrasah Aliyah 1 Putri Annuqayah berhasil memenangkan Lomba Kebersihan Madrasah yang diadakan untuk merayakan Hari Bhakti Departemen Agama ke 62 tahun 2008 di Kabupaten Sumenep, Madura.

 

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala MA 1 Putri Annuqayah yang diberikan oleh Ketua Departemen Agama Sumenep, Drs. H. Mahmud, MPD.I dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM. pada tanggal 3 Januari 2008 di Kantor Bupati Sumenep.

 

Meski belum pernah mengikuti lomba kebersihan seperti ini, MA 1 Putri Annuqayah mampu menyisihkan 70 madrasah swasta lainnya di Kabupaten Sumenep. Mereka diuji dari berbagai aspek, seperti kondisi fisik sekolah, kegiatan pelayanan pembinaan lingkungan, organisasi UKS, tenaga pendidikan dan humas.

 

“Persiapan kami sederhana saja karena kami sudah membiasakan diri menjalankan program penghijauan dan pengembangan keindahan lingkungan sejak tahun lalu,” ujar Moh. Naqib Hasan, S. Sos, Kepala MA 1 Putri Annuqayah. “Siswi kami bahkan antusias mengumpulkan 500 Rupiah per orang untuk menambah pot dan bunga di halaman madrasah,” tambahnya.

 

Persiapan mereka yang hanya memakan waktu dua minggu meliputi pemindahan ruang UKS ke ruang yang baru dan mudah dijangkau, menambah fasilitas sanitasi, menghilangkan genangan air serta memperbaiki fasilitas yang sudah ada. “Selain itu, kami juga mengaktifkan klub pecinta alam siswa untuk membahas masalah lingkungan di sekitar kita,” imbuhnya. 

 

Dengan menjuarai Lomba Kebersihan Madrasah, Ia berharap madrasah yang mewadahi 700 lebih siswi dapat termotivasi untuk terus menjaga kebersihan lingkungan mereka. “Kami akan mempelajari lebih dalam tentang keorganisasian UKS dan melalui klub pecinta alam kami akan memperbanyak kampanye peduli lingkungan hidup” kata Naqib.

Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 18 January 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Food for Thought

 

Pendidikan itu tiada akhir. Pendidikan bukanlah ketika Anda membaca buku, lulus ujian, dan menyelesaikan pendidikan. Sepanjang usia, sejak Anda dilahirkan dan meninggal, adalah proses pembelajaran.

 

Jiddu Krishnamurti