Sf-usp
Siswa USP menangkan Lomba Menulis Kreatif Nasional PDF Cetak E-mail
Wednesday, 16 April 2008

aminef words competition 050.jpgShelly Andari (SMAN 1 Pandaan) dan Rulita Ocsy Fanny (SMAN 4 Denpasar) memenangkan kompetisi nasional W.O.R.D.S, sebuah ajang menulis kreatif yang diadakan American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) bekerjasama dengan Fulbright English Teaching Assistant (ETA).

 

W.O.R.D.S adalah kompetisi menulis bahasa Inggris yang diadakan untuk siswa kelas 10 dan 11 dari 29 sekolah di seluruh Indonesia dimana Fulbright ETA ditempatkan. Dalam kompetisi ini, siswa menyalurkan aspirasi mereka tentang arti menjadi seorang Indonesia. Aspirasi tersebut dituangkan dalam berbagai bentuk kreatifitas, seperti: puisi, cerita, narasi, ataupun monolog.


Untuk mengkuti final di Jakarta, dipilih 29 finalis dari 900 peserta dari Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi. Kemampuan finalis diuji lagi dengan membacakan hasil karya tulis mereka.

 

Shelly dan Rulita masing-masing memenangkan juara pertama dan ke dua untuk karya tulis dan perfoma mereka di final kemarin di Jakarta, 12 April 2008.

 

aminef words competition 053.jpg

Ki-Ka: Michael E. McCoy (Excutive Director, AMINEF), Shelly Andriani (SMAN 1 Pandaan, Pemenang pertama), Michael Anderson (Counselor of Public Affairs, Kedubes Amerika Serikat),  Rulita Ocsi Fanny (SMAN 4 Denpasar, Pemenang ke-dua) dan Afif Afandi (Pesantren Raudlatul Ulum, Pati, Pemenang ke-tiga) 

 

Tulisan Shelly yang berjudul ‘A little Indonesian’ cukup menyentuh  hati pembaca dan pendengar. Dalam karyanya, Shelly bercerita tentang seorang gadis cilik penyewa payung yang bersyukur bisa menjadi warga Indonesia, karena ia masih mempunyai peluang mencari makan dengan menjajakan payung di musim hujan.


Selanjutnya, puisi indah karya Rulita yang berjudul ‘Broken Indonesia’ bercerita tentang dinamika sosial yang dihadapi masyarakat Indonesia sekarang. Karyanya pun didukung dengan penghayatan dan artiuklasi yang baik.

 

Untuk keberhasilan mereka, Shelly menerima hadiah uang sebesar 1,5 juta Rupiah, sedangkan Rulita menerima 1 juta Rupiah. Seluruh finalis pada hari itu juga mendapatkan bimbingan pelatihan menulis kreatif yang diajarkan Fulbright ETA bekerjasama dengan Education USA dan Jakarta Post.

Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 20 June 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Food for Thought

 

Pendidikan itu tiada akhir. Pendidikan bukanlah ketika Anda membaca buku, lulus ujian, dan menyelesaikan pendidikan. Sepanjang usia, sejak Anda dilahirkan dan meninggal, adalah proses pembelajaran.

 

Jiddu Krishnamurti